- Diposting oleh : SMP Santa Maria Bandung
- pada tanggal : April 19, 2026
SMP Santa Maria kembali menyelenggarakan kegiatan retret bagi siswa kelas VIII yang berlangsung pada Rabu hingga Jumat, 15–17 April 2026. Bertempat di Wisma Pratista, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para siswa untuk memperdalam iman, mengenal diri, serta membangun kebersamaan di tengah suasana alam yang sejuk dan mendukung.
Retret ini dibimbing oleh Diakon Rangga dan Pastor Yan, serta didampingi oleh para guru: wali kelas VIII yaitu Pak Idea, Bu Yeni, Bu Yohana, bersama Pak Sigit dan Bu Dina. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara sistematis agar siswa dapat mengalami proses refleksi yang mendalam sekaligus menyenangkan.
Hari Pertama: Perjalanan dan Pembukaan Penuh Semangat
Kegiatan diawali pada Rabu pagi, di mana seluruh siswa berkumpul di sekolah untuk melakukan persiapan dan doa bersama sebelum keberangkatan. Dengan penuh antusias, para siswa berangkat menuju Lembang dan tiba di lokasi retret menjelang siang hari. Setelah beristirahat sejenak dan menikmati makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh pembina retret.
Pada sesi awal ini, siswa diajak untuk mengenal tujuan retret, membangun suasana kebersamaan, serta mengikuti ice breaking yang mencairkan suasana. Memasuki sore hingga malam hari, kegiatan diisi dengan sesi refleksi awal yang mengajak siswa melihat kembali perjalanan hidup mereka, diakhiri dengan doa malam yang khidmat.
Hari Kedua: Pendalaman Materi dan Refleksi Diri
Hari kedua menjadi inti dari seluruh rangkaian retret. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sesi materi yang dibawakan oleh pembina. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk lebih mengenal jati diri, memahami relasi dengan Tuhan, keluarga, dan teman, serta belajar memaknai setiap pengalaman hidup.
Selain sesi materi, siswa juga mengikuti kegiatan dinamika kelompok yang mendorong mereka untuk saling berbagi cerita dan pengalaman. Suasana haru dan kejujuran tampak dalam setiap kelompok, di mana siswa mulai membuka diri dan belajar saling mendengarkan.
Pada malam hari, suasana retret mencapai puncaknya melalui kegiatan refleksi mendalam yang dipadukan dengan doa bersama. Dalam keheningan malam, banyak siswa yang merasakan pengalaman batin yang menyentuh dan memperkuat komitmen mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Hari Ketiga: Peneguhan dan Penutupan
Memasuki hari terakhir, kegiatan diawali dengan doa pagi dan sesi peneguhan. Siswa diajak untuk merangkum pengalaman yang telah mereka lalui selama retret dan merumuskan niat atau komitmen yang akan mereka jalani setelah kembali ke kehidupan sehari-hari.
Setelah sesi penutup dan misa sederhana, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan kepulangan. Sebelum meninggalkan lokasi, para siswa bersama guru pendamping melakukan sesi foto bersama sebagai kenangan dari pengalaman berharga ini. Perjalanan kembali ke sekolah berlangsung dengan penuh cerita dan kesan mendalam dari setiap peserta.
Melalui kegiatan retret ini, siswa kelas VIII SMP Santa Maria tidak hanya mendapatkan pengalaman rohani, tetapi juga pembelajaran hidup yang penting tentang kebersamaan, kejujuran, dan kepedulian. Retret ini menjadi salah satu momen penting dalam proses pembentukan karakter siswa, yang diharapkan dapat terus mereka hidupi dalam kehidupan sehari-hari.
